Jangan Menggantung Nasib Abang Ojol Dengan Bintang, Kaka’!

Adakalanya nih, dari banyak Ojol di luar sana, kita sering mendapat abang Ojek yang dominan melayani kita ketika memesan jasa itu via aplikasi, alias itu-itu saja orangnya, padahal kalau dipikir, begitu melimpahnya abang Ojol di luar sana-kan?

Nah, beruntung sekali jika kamu mendapati kesempatan macam itu, artinya abang Ojol yang dikirimkan system dari layanan ojek online menilai baik kinerja bang Ojol itu kepada kita.

Pokoknya semua lagi-lagi kembali berdasar atas seberapa banyak bintang yang dikumpulkan dari pelayanan kepada para penumpangnya.

Nah paling tidak ada beberapa tips mengapa para Ojol selalu saja gampang kita temui dan mendapatkan kesempatan mendapatkan penumpangnya. Nah ada beberapa jurus yang pastilah sudah dilakukannya kepada pelanggannya. Mau tau? Yuk mari sini bang, merapat!

Senyuman

Ah senyuman tentu akan memberikan respon yang dalem bagi orang lain yang menerimanya. Jika abang Ojol, mau saja mengobral senyuman dengan ikhlas ketika melayani para penumpang.

Percayalah, hal itu akan membuka segala macam kebaikan terutama membuka rejeki abang Ojol.

Mengemudi dengan baik

Ini juga sangat penting, dimana kelihaian abang Ojol dalam mengendarai kendaraan harus teruji. Terutama tentang kecepatan dan pengetahuan rambu-rambu lalu-lintas yang akan menuntun kepada keselamatan penumpang hingga samapi di tempat tujuan.

Penguasaan Rute

Ini juga penting lagi, karena bagaimana ingin mengantar penumpang hingga ke tujuan jika rute jalanan belum dikuasai. Nah jika abang Ojol malah bertanya tentang rute jalan yang dimaksud. Hal tersbut bisa saja memberikan kekecewaan bagi penumpang, apalagi penumpangnya juga belum hafal rute jalan yang dilaluinya.

Penampilan

Ini juga penting, kejar setoran penting bang! namun hal penting lainnya adalah penampilan. Bersepatu, berkacamata, berpakaian pantas dan memakai wewangian bisa membuat penumpang berkesan selama mendapatkan jasa pengantaran. Coba deh!

Nah, Saatnya memberi Bintang, Mas-Mbak!

Kerja keras tidak menghianati hasil? Begitulah prinsip yang bisa diterapkan dalam menjalankan pekerjaan apa saja. Terutama tentu para abang Ojol ini. Dengan cara di atas tadi bisa—pasti–memancing para penumpang meluangkan waktunya sebentar untuk memberikan penilaian berupa tanda bintang di akhir layanan ini lewat Hpnya.

Dan dengan mendapatkan kepuasan dari para abang Ojek, tentu saja, pertanyaan di akhir pelayanan yang akan tertera di layar hp pada aplikasi Ojol menanyakan pengalaman selama mendapatkan pelayanan dari abang Ojong. Sederet bintang akan tertera, untuk ditindak lanjuti.

Kelima bintang tadi, tentu menjadi hal penting bagi Abang ojek bagi keberlanjutannya. Sehingga hal yang mungkin kita anggap santai, dengan tidak memberikan rating bintang, mulai saat ini bisa lebih proporsional memberikan penilaian dari jasa yang abang Ojol berikan ya!

Nah, dengan tidak lagi menggantung nasib abang Ojek dengan bintang-bintang itu, lagi. Bisa-bisa saja, dari kebiasan ini akan membiasakan pada hal positive lainnya untuk tidak pula menggantung cinta orang lain. Lho kok? Aha, anggap saja sebagai latihan berbuat baik.

Sudah baca artikel ini, belum?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!