Merawat Masa Depan itu Mudah Bersama Domain ID? Yuk Buktikan!

Penggunaan Domain ID bisalah menjadi alternatif meriuhkan ruang Demokrasi di dunia maya secara sehat, lewat konten yang dapat dipertanggung-jawabkan oleh pengguna website #ExpressingYourIDea.


Melesat balik ke tahun 2000-an, memuntahkan pengalaman baru di kehidupan nyata kita. Merasakah, jika kita mudah menjelajah dunia, hanya via medium media sosial? Sekaligus mensesap candu internet, yang kini terasa kian nikmat saja.

Tak dipungkiri mulai saat itu, Media sosial, menjadi media darling andalan memudahkan membagi kegembiraan dan kesedihan, memanen banyak perhatian, komentar serta emoji like di laman media sosial kita.

Dan jujur sajalah, jika candu itu, berhasil membuat kita mudah Baper, dan terbawa-bawa hingga di kehidupam nyata kan? Ngaku!

Pepatah lama, tak kenal maka tak sayang, terbukti? Kita berhasil jatuh cinta dengan Maya, setelah mengenalnya, menciptakan ragam perasaan, memilihkan dua rasa, –hanya– suka atau tidak suka semata.

Dan seolah tidak mempedulikan konteks benar dan salah, tentang apa saja yang tersembur dalam dunia maya tadi?

Akhirnya, Media sosial menjadi ladang Post-Turth, yang mudah dikapitalisasi oleh ragam kepentingan, dan melahirkan ragam Hoax, yang berdampak langsung dalam kehidupan sosial kita.

Laporan Edelmen Trust Baromater Global Report di 2018, menunujukkan tingkat kepercayaan publik terhadap platform media sosial turun, hanya 51% setelah booming. Namun kepercayaan masyarakat terhadap media konservatif dan online (Jurnalisme) melonjak menjadi 59%.

Fenomena itu, dapat mudah diraba, dengan lahirnya beragam media online/website, yang menggunakan beragam Domain, menawarkan “dua-rasa” lewat narasi dan opini terbungkus konten informasi/berita, yang lahir atas dinamika kehidupan.

Lantas, Media online dengan mudahnya memposting berita di Medsos, memakai judul menawan, dan menyediakan kolom komentarnya, sebagai wadah memuntahkan perasaan suka atau tidak suka, atas berita tadi. Dan membujuk Netizen membagikannya kepada publik. Semua hanya menyulut rasa Pro atau kontra saja ya?

Aku sendiri, sering terjebak dalam pola post-turth itu, dan mampu meyematkan diri sebagai BuzzerRp di mata Netizen lain, meskipun aku setengah mati berusaha mengelaknya.

Lanjut baca, klik nomor halaman ya?

1 comment

error: Content is protected !!