Tebak ! Telur, Telur Apa Yang Bisa Menjadi Obat?

Telur sudah menjadi kebutuhan pokok keseharian, untuk mendulang kebutuhan protein di dalamnya. Aneka hidangan tersaji nikmat dengan bahan dasar telur, digoreng atau direbus keduanya juga enak. Sehingga semua orang pasti menyukainya.

Harga telur pun bisa naik turun, tergantung biaya operasional pemeliharaan ayam petelur dari peternak. Tak jarang berbagai cara dilahirkan manusia untuk mempercepat masa peneluran namun dengan bentuk telur yang cenderung kecil.

Ya semuanya dilakukan untuk menekan harga pasaran telur.

Di Inggris –bukan di sini—ada sekelompok ayam yang memiliki –karena diciptakan– kekuatan super untuk menghasilkan telur yang mengandung obat kanker, selain kebutuhan protein harian yang kita butuhkan.

Para peneliti dari Universitas Edinburgh, Skotlandia, tengah melakukan rekayasa genetika dengan meng-edit genetik si ayam agar memiliki kemampuan itu.

Photo Ilustrasi Pexels

Hasilnya telur ‘sakti’ yang memiliki kemampuan mengobati bermacam penyakit, termasuk kanker. Malah para peneliti mengklaim proses penciptaan telur ini lebih murah dibanding metode peternakan yang menghasilakn  telur yang ada sekarang ini.

“Biaya produksi protein dari ayam-ayam ini sekitar 10 hingga 100 kali lebih rendah dibanding biaya produksi dari pabrik,” ujar salah satu peneliti Lissa Herron kepada BBC.

“Jadi kita berharap bisa mengurangi biaya manufaktur hingga 10 kali lipat.”

Adalah dua protein yang penting dalam telur itu yakni, Protein IFNalpha2a dan macrophage-CSF. Kedua protein ini punya peran penting dalam sistem imun manusia.

Obat-obatan mengandung kedua protein itu banyak digunakan oleh para dokter untuk pengobatan kanker dan penyakit lainnya. Namun obat itu masih sangat mahal dan sulit memproduksi kedua protein tersebut di laboratorium.

BACA JUGA ARTIKEL : JANGAN GANTUNG NASIB OJOL BANG

Dan terobosan  terbaru para peneliti ini telah dipublikasikan di jurnal BMC Biotechnology. Mereka memasukkan gen manusia yang memprogram untuk memproduksi protein tersebut ke dalam DNA ayam, yang bertugas mengatur produksi bagian putih pada telur.

Hasilnya? Ketika ilmuwan menguji tiga telur dari ayam yang telah dimodifikasi genetikanya, mereka menemukan ketiganya mengandung protein dalam jumlah yang lumayan.

Meski begitu, tim periset mengatakan bahwa manfaat kekuatan super dari ayam-ayam itu masih belum bisa dimanfaatkan masyarakat luas.

BACA JUGA ARTIKEL : LIMA HAL INI YANG BISA BUAT KITA MENJADI ORANG BAIK

Pasalnya, mereka menduga bahwa perlu waktu antara 10 hingga 20 tahun sebelum obat dari ayam yang telah dimodifikasi genetiknya diperbolehkan untuk dipakai manusia.

“Kita masih belum menggunakannya untuk memproduksi obat-obatan bagi masyarakat luas,” ujar Helen Sang, salah satu anggota tim peneliti.

“Tapi riset ini menunjukkan bahwa ayam layak secara komersial untuk dimanfaatkan dalam memproduksi protein-protein yang bisa dipakai untuk obat-obatan bagi riset awal lain serta pemanfaatan lain di bidang bioteknologi,” imbuhnya.

Hemm, jika benar bisa dilakukan upaya itu, obat tidak melulu berbentuk kapsul ya, bisa dinikmati dalam varian menu masakan telur mata sapi kek. Atau telur dadar yang ditopping irisan lombok di atasnya. Yummy…

BACA JUGA ARTIKEL TERBARU WADAI YA

Sudah baca artikel ini, belum?

Tinggalkan Balasan