Membatalkan Pesanan Berkali-kali, Grab Bakal Denda Pelanggan?

Wadai- Pernahkah kita bayangkan, betapa jengkelnya driver transportasi-online, yang sudah ena-ena’ OTW menjemput pelanggannya tiba-tiba dibatalkan. Ah, pasti melahirkan penyesalan di hati abang driver ya!

Tapi ya tidak bisa dipermasalahkan juga sih pelanggan itu, seribu-satu alasan pembatalannya pasti juga sudah disiapkan pelanggan. Pelangan kan boss. Jika sekali, dua kali oke, nah jika berkali-kali bagaimana dong?

Kabarnya, transportasi online Grab tengah menimang aturan denda bagi si pelanggan yang bolak-balik keseringan membatalkan pesanan jasa antar itu secara sengaja.

Karena pihak Grab menilai, jika pembatalannya disengaja dan terus menenerus ada pertanda itu upaya penipuan.

 “Yang mau kita hindari adalah penggunaan kalau misalnya tingkat cancellation yang berlebih yang biasanya cenderung alasannya adalah fraud. Untuk hal yang alasannya, menurut statistik adalah fraud, pelanggaran ya, tentu kita ada mekanismenya untuk menghalangi hal itu,” ungkap Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, yang dikutip dari kumparan.

Nah, sebagai perbandingan saja, jika memang aturan denda itu benar diterapkan Grab, berapa denda yang akan dikenakan pada pelanggan yang suka main-main pembatalan Grab.

Kita bisa tengok, di Malaysia dan Singapura. Dimana pelanggan Grab yang bermain-main dengan pembatalan pesanan sudah didenda Rp 41 ribu dan Malaysia Rp 17 ribu setelah lima menit melakukan order.

Lalu, denda tadi diberikan kepada drivernya 100%, itung-itung sebagai ganti rugi akibat perasaan drivernya telah dipermainkan oleh pelanggannya tadi.

Tapi jika saja, pembatalan dilakukan setelah 13 menitan kea tas, ya tidak apa-apa, itu bisa jadi kesalahan abang driver. Maklumin saja, mungkin abang lelaaah!

Sudah baca artikel ini, belum?

Tinggalkan Balasan