wadahkata.ID- Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim yang dirilis 5 November 2025 menunjukkan dinamika angkatan kerja dan Tingkat pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi tersebut.
Nah berikut adalah poin-poin penting yang perlu diketahui:
1. TPT Naik Tipis Menjadi 5,18 Persen
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kaltim pada Agustus 2025 tercatat sebesar 5,18 persen atau bejumlah 107.674 ribu orang.
Angka ini naik 0,04 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Agustus 2024 yang berjumlah 107.022 jiwa orang.
Artinya, sekitar 5 hingga 6 dari setiap 100 angkatan kerja belum memiliki pekerjaan.
2. Jumlah Penduduk Bekerja Menurun
Meskipun TPT hanya naik tipis, jumlah penduduk yang bekerja di Kaltim justru mengalami penurunan, tercatat sebanyak 1.969.739 orang, atau turun sebanyak 6.708 orang dibandingkan Agustus 2024.
3. Sektor Perdagangan Mendominasi Struktur Lapangan Kerja
Lapangan kerja di Kaltim masih sangat didominasi oleh satu sektor utama, yaitu Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil serta Sepeda Motor.
Sektor ini menyumbang kontribusi terbesar, yakni 19,05 persen (sekitar 375.137 orang).
4. Laki-laki Lebih Banyak Menganggur
TPT pada laki-laki tercatat sebesar 5,21 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 5,13 persen.
Namun, TPT laki-laki mengalami peningkatan cukup signifikan (+0,49% poin), sementara TPT perempuan justru mengalami penurunan (-0,78% poin) dari tahun sebelumnya.
5. Lulusan SMK Memegang TPT Tertinggi
Dilihat dari tingkat pendidikan, kelompok lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi yang paling sulit terserap, dengan TPT tertinggi mencapai 7,72 persen.
Sebaliknya, kelompok berpendidikan SD ke bawah memiliki TPT terendah, yaitu 2,48 persen.
6. TPT Universitas Naik Paling Signifikan
Meskipun TPT lulusan SMK tertinggi, peningkatan TPT paling tajam dialami oleh lulusan Universitas, yang naik sebesar 1,35 persen poin.
Di sisi lain, TPT lulusan Diploma mengalami penurunan terbesar, yakni -3,91 persen poin.
7. Tren Setengah Pengangguran Meningkat Dua Tahun Berturut-turut
Kaltim menghadapi masalah kualitas kerja: tingkat setengah pengangguran (pekerja yang jam kerjanya sedikit atau pekerja yang masih mencari pekerjaan tambahan) terus meningkat selama dua tahun terakhir.
Pada Agustus 2025, angkanya adalah 5,86 persen untuk laki-laki dan 5,29 persen untuk perempuan, mencerminkan bahwa semakin banyak pekerja yang merasa pekerjaan saat ini belum sesuai harapan.

