Aturan ini, banyak yang balum tahu kan? Namun ternyata detailnya sudah dirilis Google di laman resminya, sebagai tindakan pro-aktiv Google menghindari dan mengakhiri aktivitas Doxing atau kejahatan siber lainnya, atas data-data pribadi penggunanya.

“Selama bertahun-tahun, pengguna dapat meminta penghapusan informasi sensitif tertentu yang dapat diidentifikasi secara pribadi dari penelusururan. Misalkan saja dalam kasus doxing, atau informasi seperti nomor rekening Bank atau kartu kredit yang dapat digunakan untuk penipuan keuangan” Petikan Google.

Nah oleh sebab itu, Google akan siap mempertimbangkan permintaan publik untuk menghapus konten atau gambar dari golongan minoritas, konten porno yang dibuat oleh teknologi deepfake, dan ragam konten eksplisif lainnya.

Namun –memang– sayangnya, penghapusan konten-konten permintaan kita tadi, tidak lantas menghilangkan seluruh konten dari dunia maya.

Untuk penghapusan konten informasi kita tadi, dari internet, kita sebagai pengguna, perlu juga menghapus dari situs yang bersangkutan, yang memampangkan informasi kita.

Singkatnya, hal yang dilansir dari Wired, ternyata terdapat beberpa langkah mudah untuk meminta Google menghapus data pribadi yang kta anggap berpotensi untuk didoxing dari halaman pencarian Google lho. Ini dia!

1. Buka Halaman Bantuan Google ya!

Yuk buka halaman bantuan Google, cari ikon Removal scroll saja ke bagian bawah bantuan Google. Sudah? Ada pertanyaan untuk menghubungi pemilik Website dan katakan saja “No. I Prefer not to”

2. Masukkan Identitas Kita Sebagai Pelapor

Setelahnya terdapat pilihan personal info kita sebagai pelapor yang harus kita gunakan, ID Number dan juga private documents. Pilih saja yang mana memungkinkan! Isi nama lengkap, negera domisili kita, dan juga email yang valid.

3. Pelaporan Masalah

Lantas kita harus mejelaskan akar maslah berupa apakah informasi pribadi yang tertanam di jagad maya, berpotensi untuk menjadi doxing orang lain atau tidak. Jika sudah dan lantas dianggap merugikan, bisa dijelaskan sedetail mungkin lagi. Kapan peristiwa itu terjadi sih!

4. Isi Data Sensitive yang Kita Maksud

Nah terdapat bagian yang mempersilahkan kita mencantumkan link konten atau gembar yang berkenaan denganinfromasi kita yang ingin kita hapus dari pencarian internet. Dan masukan informasi tambahan sedetail mungkin atas konten yang kita anggap merugikan itu, yakinkan juga pihak Google untuk memahaminya. Terakhir, kita tinggal submit saja permintaan itu.

Oh iya dalam setiap kali permintaan tadi, kita bisa saja mengirimkan ribuan links lho. Selain meminta memasukkan URL link konten yang merugikan yang ingin  dihapus, kita juga harus menambhakan bukti lainnya berupa screeen-shoot dari konten yang dimaksud tadi, agar prosesnya lebih cepat oleh Google.

Nah langkah sederhana di atas, bisalah menjadi jalan mudah  menghapus informasi pribadi yang mudah ditemukan di halaman pencarian Google, dan rentan menjadi resiko Doxing terhadap diri kita, dengan tujuan apapun dari orang jahad kan?

Duh rasanya kita pasti bakal lega, sudah membersihkan jejak digital buruk kita dunia maya, memulai kembali bertingkah laku sewajarnya di dunia maya, lewat postingan yang bermanfaat saja. Bukan informasi sensitif yang bakal merugikan masa depan kita. Janji ya?


Halaman:
1 2