wadahkata.ID- Astra Motor Kalimantan Timur 2 terus memperkuat dunia pendidikan vokasi di Tanah Air. Komitmen ini diwujudkan dengan melibatkan tenaga pengajar dari sekolah binaan sebagai juri dalam gelaran Technical Skill Contest (TSC) 2026 tingkat Regional yang sukses diselenggarakan pada Selasa (9/6/2026).
Kompetisi yang berlangsung di Main Dealer Training Center Astra Motor Kalimantan Timur 2 ini mempertemukan para guru tersebut dengan teknisi senior dari jaringan Authorized Service Station (AHASS) di bawah wilayah Main Dealer Astra Motor Kaltim 2 untuk memberikan penilaian strategis.
Langkah strategis ini diambil oleh Main Dealer untuk memperbarui ilmu pendidikan otomotif dengan standar industri, memastikan proses penilaian yang objektif, serta memperkuat kurikulum pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Dalam kompetisi ini, sebanyak 3 tenaga pengajar yang memiliki sertifikasi asesor kompetensi atau pengalaman teknis mendalam dilibatkan langsung untuk menilai 12 finalis TSC 2026 tingkat Regional. Ketiga guru tersebut berasal dari dua sekolah binaan Astra Motor Kalimantan Timur 2, yaitu SMKN 6 Samarinda dan SMKN 19 Samarinda.
Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Ignatius Nindyatama, mengungkapkan bahwa kehadiran guru sebagai juri dapat memberikan pengalaman berharga agar mereka mampu memberikan pelatihan yang lebih akurat dan terarah kepada siswa di sekolah binaan.
”Dalam gelaran Technical Skill Contest (TSC) 2026 tingkat Regional kali ini, kami mencoba untuk mengajak perwakilan guru dari sekolah binaan untuk dapat terlibat sebagai juri dalam menilai kompetensi para finalis” ungkap Nindya.
Nindya juga berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kualitas pendidikan vokasi ke depannya.
“Melalui keterlibatan para tenaga pengajar ini, kami berharap para guru dapat menyerap langsung standar kompetensi yang dicari oleh industri, untuk kemudian diterapkan di ruang kelas” tambah Nindya.

