wadahkata.ID- PT Astra Honda Motor (AHM) bidik 10 pebalap muda berbakat yang akan terpilih menjadi siswa Astra Honda Racing School (AHRS) musim 2026.
Penunjukan ke-sepuluh nama ini nanti dilakukan setelah melalui proses seleksi ketat di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC), Deltamas, Jawa Barat.
Seleksi tahun ini diikuti oleh puluhan pendaftar berusia 10 hingga 14 tahun dari seluruh Indonesia. Para peserta diuji secara komprehensif, mencakup aspek teknik balap seperti braking, racing line, hingga kemampuan adaptasi lintasan dan daya tahan fisik.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memberikan atmosfer balap yang lebih nyata bagi para pebalap muda.
“AHRS menjadi pijakan awal bagi lahirnya pebalap-pebalap Indonesia yang tangguh secara teknik, mental, dan fisik. Melalui penguatan program latihan di sirkuit permanen seperti Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, kami ingin memberikan pengalaman balap yang lebih utuh agar para siswa semakin siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan,” ujar Andy dalam keterangan resminya, Jumat (21/2).
Sebagai informasi, berbeda dengan tahun sebelumnya, program AHRS 2026 membawa pembaruan signifikan pada pola pelatihan. Para siswa tidak hanya berlatih di Deltamas, tetapi juga akan menjalani simulasi di sirkuit permanen, termasuk Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Selama masa pembinaan, ke-10 siswa tersebut akan dibekali latihan Teknis, menggunakan motor NSF100, CBR150R, dan CRF150R.
Lalu materi non-teknis, manajemen balap, komunikasi tim, dan pembentukan karakter atlet. Serta fisik dan mental, meliputi program camp dengan standar pelatihan pebalap kelas dunia di bawah pengawasan instruktur profesional.
Sejak diluncurkan pada 2010, AHRS telah menjadi fondasi utama pembinaan balap berjenjang di Indonesia.
Program ini terbukti sukses mencetak pebalap yang kini berkiprah di kancah internasional, seperti Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama di ajang Grand Prix (MotoGP), serta Fadillah Arbi Aditama dan Gerry Salim.
Melalui program ini, AHM menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan talenta yang mampu mengharumkan nama Indonesia di arena balap dunia.

