Nah, ada pentingnya mengenali jenis pembohong yang hadir dalam diri kita sendiri, atau teman kita yang harus kita waspadai. Ya untuk mencegah perih hati kelak, jika nanti tersadar dibohongi, atau malah membohongi! Cek-cek yuk!
1. Pembohong Dadakan
Eh sebenarnya adakah orang yang tidak pernah berbohong sih? Jangan bilang ada, ntar kamu dibilang pembohong lho!
Namun berkeyakinan jika memang ada sih orang yang berbohongnya hanya sesekali saja, atau spontan. Jenis pembohong ini akan sesekali melakukannya, biasanya dia akan gelisah kala sudah berbohong.
Dan dalam waktu singkat, biasanya kebohonganya akan lekas diakuinya kepada korbannya, sebelum kebohongan itu dikonfrontasi lebih dalam. Duh itu aku banget kan? Hikss..
Nah jika mendapati teman pembohong jenis ini, kita tidak perlu berlebihan menanggapi pengakuannya, karena pengakuan yang dibarengi kata maaf, sudah cukup menawar kerugian kita yang sudah dibohongi. Maafkeun saja!
2. White Liar / Pembohong putih
Istilah jenis pembohong –white liar– ini memang lucu jika diterjemahkan ke dalam arti harfiahnya, yakni pembohong putih. Namun makna dari istilah white liar akan mampu kita pahami mendalam.
Karakter jenis pembohong ini, bisa saja sama dengan jenis pembohong dadakan/sesekali di atas, yang tujuan berbohongnya –biasanya — tidak sepenuhnya adalah kebohongan, berbau canda atau memiliki beralasan logis.
Jenis pembohong ini dapat meramu kebenaran dengan kebohongannya, atau sengaja mengatakan, atau –bahkan– tidak mengatakan sesuatu untuk menyesatkan orang lain dalam konteks-konteks positif.
Misalkan saja, kita mengatakan masakan teman kita enak, padahal ya tidak enak-enak jua, hal itu dilakukan untuk menjaga perasaan teman kita, yang mungkin kebetulan lagi semangat untuk belajar masak.
Terus para Play Boy, yang mengaku-ngaku cinta padahal tidak juga sih. Hal itu tentu dilakukan untuk menghargai wanita-wanita yang cinta padanya saja. Duh contoh selingkuh kayak gini, bener gak sih? Anu..
3. Pembohong Ceroboh
Jenis pembohong ini dapat dikatakan masih amatiran, dimana gaya berbohongnya mudah diketahui karena tidak tidak terlalu pintar untuk menjadikan ceritanya dapat diterima oleh orang lain.
Wah jenis pembohong ini pasti akan ditertawakan saja, dan tidak akan diperdulikan orang lain. Jika kita menemukan teman masuk dalam golongan jenis pembohong ini, ya dengarkan saja jangan diambil hati.
Namun jika kita adalah jenis golongan pembohong ini, ya belajar lagi deh agar lebih pro! Hikss..
4. Pembohong Kompulsif
Jenis pembohong ini persis sama dengan jenis pembohong ceroboh, dimana cara berbohongnya mudah tertebak palsu.
Terdapat perilaku yang bisa kita tebak bisa mengalirkan kebohongannya kala berbincang-bincang. Kala berbohong, jenis pembohong ini akan menghindari kontak mata, berkeringat dingin, sering keseleo lidah, dan terlihat gusar dan gelisah kala dicecar dikonfrontasi balik.
Jenis pemmbong ini biasanya mengumbar narasi kebohongan yang bersifat narsistik suka melebihkan cerita membuat dirinya hebat saja, atau kebiasaan berbohongnya sudah memang kebiasaan.
Baca selanjutnya, klik nomor halaman!

