SEPULUH pengendara sepeda motor berkonsentrasi penuh dalam sebuah misi pembuktian menantang bertajuk “BeAT Irit Tanpa Limit”, yang digelar oleh Astra Motor Kalimantan Timur 2 Sabtu akhir pekan kemarin (27/06)

Tidak tanggung-tanggung, mereka melibatkan peserta yang berasal dari kalangan influencer lokal, awak media, komunitas sepeda motor Honda, hingga mahasiswa kota Samarinda.

Tujuannya satu: menguji langsung efisiensi bahan bakar Honda BeAT di habitat aslinya, yaitu jalur perkotaan yang padat.

Para peserta harus menempuh perjalanan dengan total jarak mencapai 30 kilometer. Rute yang dilewati pun tidak mudah, karena mereka harus menghadapi kepadatan arus lalu lintas, melewati beberapa titik manuver jalan, serta menghadapi situasi stop-and-go di sejumlah persimpangan lampu merah.

Metode Pengujian yang Transparan

Untuk mendapatkan hasil yang akurat, proses pengujian dilakukan dengan menggunakan teknik Full To Full. Sebelum bendera start dikibarkan, tangki bahan bakar setiap sepeda motor diisi hingga benar-benar penuh.

Sepanjang perjalanan, para peserta ditantang untuk menerapkan teknik berkendara yang efisien di tengah situasi jalanan yang menguras kesabaran.

Sesampainya di lokasi akhir, tangki masing-masing sepeda motor kembali diisi dengan bahan bakar hingga penuh.

Pengisian BBM di akhir perjalanan inilah yang menjadi kunci untuk mengetahui secara pasti total konsumsi bahan bakar yang digunakan selama membelah kemacetan Samarinda.

Saat jarum dispenser bensin menunjukkan angka akhir, hasil yang keluar rupanya sangat memuaskan dan mempertegas reputasi skutik ini.

“Gelaran ini berhasil membuktikan bahwa keiritan sepeda motor Honda BeAT mampu mencapai 75,89 km/liter. Angka ini tentu memperkuat karakter sepeda motor Honda BeAT sebagai skutik yang irit, gesit dan aman” ungkap Matthew Poetera Sah selaku Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2.

Catatan Rekor Para Pemenang

Dari persaingan yang ketat di jalanan kota, muncul tiga peserta yang berhasil mencatatkan efisiensi tertinggi berkat cara berkendara yang tepat.

Peringkat pertama berhasil diraih oleh Ibnu dari BeAT Community Samarinda dengan capaian konsumsi bahan bakar yang sangat efisien, yakni sebesar 75,89 KM/L.

Di posisi kedua, menyusul dengan selisih tipis Fajar dari Media KPFM yang mencatatkan angka 75,12 KM/L.

Sementara itu, peringkat ketiga ditempati oleh Ridho dari perwakilan mahasiswa Gen Z Action yang sukses membukukan angka 73,75 KM/L.

Hasil pengujian nyata ini tentu menjadi jawaban konkret bagi masyarakat urban yang membutuhkan moda transportasi andal sekaligus ekonomis untuk menunjang mobilitas harian mereka.

“Lewat gelaran ini, semakin membuktikan bahwa sepeda motor Honda BeAT menjadi pilihan yang tepat dalam mendukung aktivitas harian masyarakat yang menginginkan kendaraan dengan konsumsi bahan bakar yang sangat irit” ungkap Matthew.

Melalui gelaran di Samarinda sore itu, Honda BeAT tidak hanya sukses membuktikan kelincahannya dalam menerobos kepadatan jalan, tetapi juga kembali mengukuhkan posisinya sebagai kendaraan yang sangat ramah bagi kantong penggunanya.