wadahkata.ID- Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan mengadakan kegiatan konservasi di dua lokasi di Sumatera Barat, yaitu Pantai Pasir Jambak dan Desa Wisata Teluk Buo, pada hari Jumat (22/8/2025).

Dalam kegiatan yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim dan pelestarian satwa laut ini, Yayasan AHM menanam 16.000 bibit mangrove dan melepas tukik ke laut.

Aksi ini sekaligus menegaskan konsistensi Yayasan AHM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.

Pada acara bertema “Satu Hati Hijaukan Bumi,” Yayasan AHM menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan utama mereka adalah menanam mangrove di lokasi konservasi yang sudah ditetapkan.

Aksi ini dihadiri dan didukung penuh oleh Walikota Padang, Fadly Amran, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Padang, serta partisipasi aktif dari masyarakat.

Selain itu, sebagai bagian dari program edukasi, Yayasan AHM mendirikan papan informasi di area tersebut untuk mengedukasi masyarakat dan wisatawan mengenai manfaat mangrove

Dengan penanaman mangrove di Sumatera Barat, Yayasan AHM melanjutkan misinya dalam menjaga ekosistem pesisir. Aksi ini sekaligus menambah jumlah pohon mangrove yang telah mereka tanam di seluruh Indonesia sejak 2016, mencapai total 27.319 pohon

Untuk mendukung pelestarian satwa laut, Yayasan AHM melepas tukik ke Pantai Pasir Jambak, Padang. Pelepasan ini bertujuan untuk meningkatkan kelangsungan hidup penyu di alam liar dan mendorong reproduksi alami, sebagai langkah nyata dalam menjaga populasi satwa yang statusnya dilindungi baik di Indonesia maupun secara internasional.

Kepedulian Yayasan AHM terhadap lingkungan diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk puluhan pelajar, masyarakat lokal, komunitas Sea Turtle Camp Jambak, dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Teluk Buo.

Melalui aksi bersih pantai “Beach Buddy Challenge”, mereka semua bersinergi untuk mengurangi ancaman sampah plastik di laut, menunjukkan semangat kuat dalam melestarikan lingkungan sekitar.

Aksi Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) melakukan aksi bersih pantasi dan  melakukan pelepasan Tukik di pantai Pasir Jambak (22/8) I ISTIMEWA
Aksi Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) melakukan aksi bersih pantasi dan melakukan pelepasan Tukik di pantai Pasir Jambak (22/8) I ISTIMEWA

Sementara itu, Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin, menyebut pihaknya terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pencapaian SDGs di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menciptakan keberlanjutan yang bermanfaat bagi lingkungan, ekonomi, dan generasi mendatang.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan investasi jangka panjang, yang bertujuan agar bumi menjadi lebih baik, sekaligus membangun ketahanan pesisir dari perubahan iklim dan melestarikan satwa.

“Kami terus berkolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan pencapaian SDGs di Indonesia guna keberlanjutan, memberikan manfaat bagi lingkungan, ekonomi, dan generasi mendatang. Kegiatan yang dilakukan merupakan investasi jangka panjang untuk keberlangsungan bumi yang menjadi lebih baik, sekaligus membangun ketahanan pesisir terhadap perubahan iklim dan pelestarian satwa,” ujar Muhib.

Sebagai informasi, penanaman bibit mangrove merupakan upaya nyata untuk mereboisasi area pesisir dan meningkatkan kualitas lingkungan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Hutan mangrove yang terbentuk diharapkan memiliki banyak fungsi, mulai dari menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi, menyerap karbon dioksida, hingga menyediakan oksigen.

Selain itu, mangrove akan menjadi habitat bagi beragam satwa dan pelindung alami dari gelombang laut.