HARI pertama sekolah di Kota Samarinda dijadwalkan mulai Senin (13/7) mendatang.

Buat kamu yang baru masuk SMA/SMK atau yang sudah sering membawa sepeda motor ke sekolah, momen ini pasti sangat dinantikan. Namun ingat, hari pertama sekolah biasanya diwarnai dengan kondisi lalu lintas yang padat.

Melihat fenomena ini, Astra Motor Kalimantan Timur 2 selaku Main Dealer sepeda motor Honda mengingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan.

Arisetyya Julkadar, selaku Safety Riding Instructor Astra Motor Kalimantan Timur 2, menyampaikan perhatiannya terhadap para pelajar di jalan raya:

“Sering kali mendapati pengendara sepeda motor mengunakan seragam pelajar menjadi satu hal yang tentunya perlu kami perhatikan guna membantu menekan angka kecelakaan,” ucap Arisetyya Julkadar.

Untuk itu, yuk simak dan ikuti 4 langkah tutorial #Cari_Aman berkendara ke sekolah berikut ini agar kamu selamat sampai tujuan:

Ikuti Edukasi Safety Riding

Jangan cuma bisa gas dan rem! Manfaatkan waktu luangmu di sekolah untuk mengikuti kegiatan edukasi safety riding.

  • Untuk usia 15-16 tahun, anggap ini sebagai investasi ilmu dan persiapan sebelum kamu resmi membuat SIM.
  • Untuk usia 17 tahun ke atas, gunakan ilmu dari instruktur teruji ini sebagai panduan langsung saat kamu berkendara sehari-hari.

Pastikan Sudah Memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi)

Sebelum memutuskan membawa motor sendiri ke sekolah, pastikan kamu sudah memenuhi syarat hukum dan kompetensi dengan memiliki SIM.

Cara terbaiknya adalah dengan mengikuti workshop edukasi keselamatan berkendara terlebih dahulu agar kamu benar-benar menguasai teknik berkendara yang baik.

Selalu Gunakan Peralatan Standar Keselamatan (Outfit Aman)

Jangan asal keren, tapi lupakan keamanan. Sebelum berangkat sekolah, pastikan kamu sudah memakai atribut keselamatan minimal berikut ini:

  • Helm (Wajib SNI)
  • Jaket
  • Celana Panjang
  • Sepatu (Hindari memakai sandal saat berkendara)

Pertahankan Perlengkapan Standar Sepeda Motor (Stop Modifikasi Alay!)

Banyak pelajar yang suka memodifikasi motornya. Sayangnya, modifikasi tersebut sering kali justru mengurangi tingkat keamanan (misalnya: melepas spion, mengganti ban cacing, atau melepas lampu sein).

Jadi, biarkan motor kamu dalam kondisi standar pabrik. Komponen standar sudah dirancang dan diuji sedemikian rupa agar sesuai dengan kondisi jalanan kita. Modifikasi berlebihan justru membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Nah, melalui panduan ini, Astra Motor Kaltim 2 berharap para pelajar bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Untuk itu tak lupa kami kembali mengedukasi masyarakat terutama para pelajar lewat tips #cari_aman berikut. Kami berharap semoga para pelajar dapat mempelajari tips ini hingga mendapatkan pencerahan yang mungkin bisa dibagikan kepada teman, sahabat, dan keluarga” tambah Arisetyya.

Yuk, terapkan tutorial di atas dan bagikan artikel ini ke teman atau grup kelasmu agar semuanya bisa #Cari_Aman saat berangkat sekolah nanti!