wadahkata.ID- Bencana banjir masih melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) hingga Sabtu (30/05). Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas menggunakan kendaraan roda dua, menerobos genangan air sering kali menjadi hal yang tidak bisa dihindari.

Agar kondisi kendaraan tidak rusak parah dan tetap berada dalam performa prima setelah melewati genangan, penanganan yang cepat dan tepat sangat diperlukan.

Menyikapi fenomena ini, Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Ignatius Nindyatama, memberikan peringatan penting kepada masyarakat, khususnya para pengguna sepeda motor Honda, untuk langsung memeriksa kondisi kendaraan mereka sesaat setelah terendam banjir.

“Jika motor Anda terendam ataupun terpaksa menerjang banjir, perawatan yang tepat sangat diperlukan untuk menghindari kerusakan” ungkap Nindya.

Tutorial Penanganan Sepeda Motor Setelah Menerobos Banjir

Bagi Anda yang motornya baru saja terendam atau terpaksa menerjang genangan air yang cukup tinggi, berikut adalah langkah-langkah penanganan darurat yang bisa dilakukan:

1. Periksa Saringan Udara dan Knalpot

Langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan tidak ada air yang masuk ke saringan udara. Anda perlu mengecek indikasi bekas aliran air di area tersebut. Jika merasa ragu, silakan lepas busi terlebih dahulu, lalu engkol mesin menggunakan kick starter beberapa kali. Cara ini efektif untuk memastikan ruang cylinder benar-benar bersih dari air.

2. Cek Oli Mesin dan Oli Gardan

Periksa kondisi pelumas untuk memastikan apakah oli sudah tercampur dengan air atau belum. Oli yang sudah tercampur air biasanya akan berubah warna menjadi kecoklatan.

Jika kondisi ini terjadi pada motor Anda, segera lakukan pengurasan oli secara berulang menggunakan oli baru, hingga dipastikan air tidak lagi tersisa di dalam mesin.

3. Pastikan Sistem Pengapian Kering

Bagian busi menjadi komponen vital yang wajib diperiksa. Anda harus memastikan bagian busi ini dalam kondisi kering agar proses pengapian mesin dapat berjalan dengan sempurna.

4. Cek Saringan Udara kembali

Pastikan sekali lagi saringan udara tidak dalam kondisi terendam atau basah. Saringan udara yang lembap atau basah akibat air banjir dapat mengganggu pasokan udara dan merusak kinerja mesin secara keseluruhan.

Segera Lakukan Pemeriksaan ke Bengkel Resmi

Jika langkah-langkah darurat di atas sudah dilakukan, pemilik kendaraan sangat disarankan untuk membawa motornya ke ahlinya demi menghindari kerusakan jangka panjang yang tidak terlihat.

Nindyatama mengimbau agar pemilik sepeda motor Honda segera melakukan servis lanjutan di jaringan resmi untuk memastikan keamanan berkendara.

“Selain empat tips diatas, guna tetap menjaga kondisi sepeda motor agar tetap prima jangan lupa untuk segera membawa kendaraan sepeda motor Honda anda kejaringan AHASS terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Karena di jaringan AHASS telah dilengkapi dengan tenaga ahli yang telah tersertifikasi. Lewat AHASS, Servis Pasti dari yang Ahli” tutupnya