Ya tak ada salahnya memakai alasan ini, sebagai alasan Resign kita. Keputusan atasan untuk meresetuinya  malah akan menjadi sebuah penghargaan atas pilihan kita tadi,  agar cita-cita itu jua cepat terwujud.

8. Mencari pengalaman lainnya

Jika kita seoarang yang idealis, pastilah kita jua mudah menemukan jawaban apakah pekerjaan yang kita jalani sekarang sesuai dengan passion dan latar belakang kita? Dan yakinlah, pada akhirnya kita juga akan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion kita dan lekas mengambilnya segera jika ada kesempatan itu.

Hal itu pastilah menjadi start bagus untuk memulai karier yang sebenarnya. Katakan saja alasan ini dengan bijak dan jujur kepada atasan sebagai aalasan kala Resign dari tempat kerja. Ini juga masuk akal kok, jangan takut!

9. Lingkungan kerja yang tak mendukung

Rutinas kerja pastilah memberikan banyak cerita pada lingkungan perkawanan di tempat kerja jua. Terlebih hadirnya kompetisi yang tidak sehat, guna menemukan karier kita sebagai karyawan ke depan.

Keadaan seperti itu bisa menjadi alasan Resign yang baik dan masuk akal, karena kinerja kita jadi terhambat untuk berkembang.

Bukan masalah sih, untuk menjelaskan dengan jujur hal itu, bahwa lingkungan kerja kita ya memang tidak sportif, dengan tetap menyampaikan dengan cara yang baik, tanpa menyudutkan teman. Hal itu justru bisa menjadi masukan ke perusahaan untuk melakukan evaluasi.

Teruss.. Jadi Resign gak?

Menjadi sosok profesional memanglah beresiko sih. Namun hal tersebut bisa jua menjadikan tantangan kuntuk menyeimbangankan hak dan kewajiban kita selama bekerja, dan itu pasti sulit!

Namun bagaimana pun juga, meninggalkan ruang dan waktu yang tak nyaman untuk dikerjakan bersama, merupakan salah satu cara menjaja kejujuran kita kepada orang lain!

Yuk pikir-pikir dulu, hikss…

Halaman:
1 2 3