Mau Tidak, Saya Traktir Makan DenganMenu Kari Rasa Tahi’?

Suddah ! Nda’ usah sok-so’an nolak-nolak segala, ayok ikut WADAI merasakannya..

Dunia kuliner memang ga ada matinya, ada saja menu baru dari hasil imajinasi yang luar biasa ya. Seperti menu yang diciptakan Ken Shimizu, seseorang koki di restoran miliknya yang bernama Curry Shop di Jepang sana, bukan dimari.

Nama menunya saya ulangi, kari rasa tahi’, sekali lagi menu kari rasa tahi’. Naman bahasa inggrisnya Poo-Flavored Curry.

Ini merupakan menu hasil pengalaman sang koki sendiri. Bagi kalian yang sering keranjingan nontong filem bo**p, nama Ken Shimazu sudah tidak asing lagi, dia sang bintang pada film-film dewasa di jepang.

Pengalamannya sebagai bintang film porno, memberikan ide untuk merangkai menu yang tidak lazim itu. Tahu tahi’ kan? Iya kotoran manusia itu yang panjang nan bau –dan warnanya relatif merah dan item—

Dalam perannya sebagi bintang porno, dulu dia bercerita kerap menjalani akting memakan kotoran manusai ya tahi tadi. Hingga dia bisa merasakan detail rasa tahi itu seperti apa.

“Kotoran manusia rasanya pahit karena empedu, yang dikeluarkan oleh hati dan disimpan di kantung empedu. Remah-remah makanan yang tertinggal di kotoran tidak ada rasanya. Kami pikir rasanya dipengaruhi oleh aromanya. Jadi, kari yang kami jual rasanya sangat pahit,” ujarnya yang dikutip dari Vice.

Baca Juga : Ternyata Ini Dia 6 Masalah Mengapa Millenial Ingin Golput

Dia juga menambahkan, menu ini sangat unik dimana dia menghilangkan umami dari sayuran dan dagingnya, sengaja biar terasa hambar.

Lalu ditambahkan kusaya, ikan yang berfermentasi ke dalam kari tadi. Ketika suapan menu itu masuk ke mulut kita, barulah kamu merasakan pahitnya itu seperti apa. Belum lagi aroma yang kuat yang akan kita nikmati.

Banyak pelanggan menikmatinya selama makan di Curry Shop Shimizu. Dia menyimpulkan, mungkin saja, karena penasaran mencicipi kari yang aneh, lalu setelahnya ingin bercerita sebagai pengalaman baru kepada yang lain.

Lalu pelanggan yang merasakan reaksi dari pelanggan lain ketika makan menjadi sensasi tersendiri ketika menikmati menu itu, dan membuat mereka saling akrab satu dengan lainnya.

Wah ternyata Ken tidak mengandalkan menu itu saja eh, dia berencana membuat menu baru.

Apa itu? ya membuat kecap dengan bulu kemaluan dan menu tahi’ sungguhan dengan kotoran ulat sutera.

Aih, jadi penasaran ini, apa sih bumbu-bumbu untuk merangkai menu kari rasa tahi tadi ya Ken? Siapa tahu bisa kita buat di rumah, tanpa jauh-jauh terbang ke Jepang –kan berat di ongkos– Boleh dicatet deh!

Baca Juga : PKH, Kemiskinan Itu Dipelihara Negara Atau Dipunahkan Sih? Malakama-kan?

Ayam dan sayuran dicincang kecil-kecil kemudian direbus hingga rasanya hambar. Terus isi perut ikan dicincang dengan food processor.

Sayuran dan ayam tadi tiriskan, dan campurkan teh senburi—salah satu teh paling pahit di dunia—dengan sayuran, ayam, kunyit, bubuk kakao dan isi perut ikan. Panggang kusaya dan masukkan ke kari sesudahnya. Begitu!

Sederhana sih buatnya, coba ah! –tiba-tiba sakit perut–

Sumber Bacaan Vice

Photo : Huffpost

Tinggalkan Balasan